monel jepara

Kerajinan Khas Jepara Untuk Souvenir

Jepara itu terkenal dengan kerajinan ukirnya. Namun yang akan ditulis di sini adalah kerajinan selain ukiran yang bisa dijadikan souvenir atau oleh-oleh. Maklum, jika melancong, apalagi menginap, di suatu daerah tapi tidak membawa oleh-oleh atau souvenir, rasanya tidak lengkap.

Produk kerajinan biasanya sangat berkaitan erat dengan sejarah dan budaya setempat. Perbedaan cara hidup, pemikiran, alam dan keadaan lainnya membuat produk kerajinan sangat khas dan berbeda antar daerah. Nah, produk kerajinan apa, selain ukiran, yang khas dari Jepara? Berikut produknya:

Kain Tenun Troso Jepara

Kain tenun ini berkembang di Jepara sejak jaman kolonial Belanda. Motif kain tenun ini merupakan karya seni yang indah. Bukan hanya indah, kan tenun troso juga nyaman untuk digunakan.

Kain Troso Jepara

Kain tenun ini berasal dari desa Troso. Di tempat ini banyak pengrajin yang membuat kain tenun secara manual. Kain troso dibuat dengan tehnik tenun gedok. Namun dala perkembangannya berkembang menjadi tenun ikat. Bukan hanya tehnik pembuatannya, motif kain juga berkembang menjadi beberapa motif. Diantaranya adalah motif Baron, Batik, Blangket, Endek, Kamin, Kristik, Lobeng, Rang-rang, Sakura dan Saraswati.

Untuk mendapatkan kan tenun troso ini tidak sulit. Banyak toko kan dan pakaian yang menjual kain ini di seantero kota Jepara. Soal harga bervariasi, dari sekitar 150 ribuan. Sedangkan kain troso dari sutra dapat mencapai harga hingga 3 jutaan. Terasa mahal? Namun itu sebanding dengan keindahan dan keunikan motifnya. Apalagi kain tenun troso dibuat dengan alat tenun bukan mesin.

Kerajinan Monel Jepara

Monel merupakan logam campuran dari nikel, tembaga, besi dan mangan. Campuran ini menghasilkan loga berwarna putih dan tahan karat. Karena sifatnya yang demikian, monel cocok digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai aksesori seperi cincin, bros, liontin dan lain sebagainya.

Monel Jepara

Di Jepara juga terdapat sentra kerajinan monel, tepatnya di desa Kriyan. Tangan-tangan terampil pengrajin mengubah monel menjadi bermacam-macam aksesoris seperti anting, gelang, kalung, cincin, giwang, dan produk-produk lainnya.

Di desa Kriyan, kerajinan monel bukan hanya di jual di toko-toko, namun para pengrajin juga menjualnya langsung di rumah-rumah. Jadi tidak perlu kuatir jika harga jualnya tinggi. Tentu cukup murah, sebab dapat membeli langsung dari pengrajinnya.

Kerajinan Keramik Mayong Jepara

Mayong dikenal sebagai daerah penghasil genteng. Namun daerah ini juga menghasilkan keramik. Meski tidak seterkenal keramik dari Klampok dan Kasongan, keraik Mayong mulai dikenal di manca negara.

 

Pengrajin Keramik Mayong

Keterampilan pengrajin keramik di Mayong ini diperoleh secara turun temurun. Dengan mekanisme ini, pengrajin baru mewarisi keterampilan orang tuanya dalam mengolah tanah liat menjadi produk gerabah.

Saat ini motif keramik dari Mayong terus berkembang, dengan tehnik pembuatan dan desain yang semakin maju. Dan di Mayong, anda bisa membeli keramik langsung dari pengrajinnya.

Itulah berbagai kerajinan yang bisa dijadikan oleh-oleh atau souvdenir untuk kerabat dan sahabat setelah berkunjung ke Jepara. Tak usah bingung untuk mencapai sentra-sentra kerajinan tersebut. Sebab daerah itu cukup terkenal. Jika bingung, anda cukup bertanya. Dengan bertanya, anda tidak tersesat, karena hampir semua orang di Jepara mengetahui tempat-tempat tersebut. Jika tidak, ya pakai saja google map. He..he..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *